Berikut adalah Dampak Buruk Kecanduan Game & Cara Mengatasi

Berikut adalah Dampak Buruk Kecanduan Game & Cara Mengatasi

Berikut adalah Dampak Buruk Kecanduan Game & Cara Mengatasi – Kecanduan game didefinisikan sebagai pola perilaku bermain, baik permainan online maupun offline (game digital atau video game) dengan beberapa tanda, sebagai berikut:

  • 1) Tidak dapat mengendalikan keinginan bermain game.
  • 2) Lebih memprioritaskan bermain game dibandingkan minat terhadap kegiatan atau aktivitas lainnya.
  • 3) Seseorang terus bermain game meski ada konsekuensi negatif yang jelas terlihat.

Bagi seorang gamer, entah itu PC, konsol, atau smartphone, kecanduan game  dirasa sebagai hal yang wajar. Padahal, kecanduan game dapat berakibat buruk terhadap kualitas hidup seseorang, termasuk Club388 kesehatan. Nah, kira-kira apa saja dampak buruk dari kecanduan bermain game?

1. Dapat berdampak negatif bagi mental, terutama pada anak-anak
Gamer Wajib Baca! 5 Dampak Buruk Kecanduan Game dan Cara Mengatasinya

Dalam batasan yang wajar dan normal, bermain game memiliki banyak manfaat. Selain menjadi sarana olahraga untuk otak, bermain game juga dapat meningkatkan kecerdasan sampai ke tingkat tertentu. Namun, jika taraf bermain game sudah pada tingkat kecanduan, maka dampaknya akan menjadi negatif.

Studi berjudul “Effect of Addiction to Computer Games on Physical and Mental Health of Female and Male Students of Guidance School in City of Isfahan” yang diterbitkan dalam Addiction and Health pada 2009 telah membuktikan mengenai dampak kecanduan game. Ya, kecanduan game rupanya berkorelasi dengan rapuhnya kesehatan mental, misalnya depresi, anxiety, dan kesulitan tidur.

Nah, cara mengatasinya adalah menerapkan ketegasan pada diri sendiri. Boleh bermain game, namun hanya dalam batasan waktu yang sudah ditetapkan. Di samping itu, seorang gamer juga sebaiknya memiliki kegiatan lainnya yang lebih produktif. Dengan begini, kamu bisa terhindar dari kondisi candu akan sebuah game digital.

2. Pusing dan mual
Gamer Wajib Baca! 5 Dampak Buruk Kecanduan Game dan Cara Mengatasinya

Salah satu dampak buruk akibat terlalu sering bermain game adalah pusing dan mual. Biasanya, pusing dan mual akan dialami jika kita memainkan game-game bergenre FPS atau first-person shooter, sebuah permainan dengan sudut pandang orang pertama. Bukan hanya itu, leher dan bahu juga kerap terasa kaku dan pegal akibat terlalu lama menatap layar.

Esport Healthcare dalam lamannya menulis bahwa bermain game secara berlebihan bisa membuat sakit kepala yang bersifat sekunder. Hal ini disebabkan oleh ketegangan pada bagian otot punggung atas, leher, dan wajah yang merambat ke kepala. Khusus untuk game FPS, sakit kepala biasanya dibarengi dengan perasaan mual karena pemain harus menatap pergerakan dalam game secara intens tanpa jeda.

Supaya tidak mengalami pusing, mual, dan sakit kepala sekunder, pemain game wajib membatasi tatapan layar setidaknya maksimal 30 menit. Alihkan pandanganmu dari layar jika sudah memainkan game selama setengah jam. Jangan bermain game lebih dari dua jam dalam sehari karena bagaimana pun tubuh kamu harus beristirahat dan jauh dari jangkauan layar.

3. Kelelahan pada mata yang berujung pada trauma indra penglihatan
Gamer Wajib Baca! 5 Dampak Buruk Kecanduan Game dan Cara Mengatasinya

Apakah bermain game dapat membuat mata lelah? Ya, tentu saja. Faktanya, bermain game digital akan melibatkan mata dan gambar bergerak yang dihasilkan oleh layar. Melansir Verywell Health, bermain game terlalu sering akan mengakibatkan mata mengalami sindrom penglihatan komputer, terutama pada anak-anak.

Bukan hanya game-game pada PC, semua game termasuk konsol dan smartphone memiliki dampak yang melelahkan mata. Jika ini diteruskan, maka mata akan mengalami trauma dan bisa berdampak fatal bagi indra penglihatan tersebut. Ujung-ujungnya, mata bisa mengalami penurunan kinerja, seperti pandangan kabur, mudah lelah, iritasi mata, dan lain sebagainya.

Jangan bermain game di ruangan gelap. Intensitas gambar layar yang pekat warna dan cahaya akan merusak mata jika kamu suka memainkan game dalam ruangan yang gelap. Perhatikan juga jarak ideal antara mata dengan layar PC atau TV. Meskipun baru bermain beberapa menit, jika mata sudah menunjukkan kelelahan, sebaiknya kamu segera berhenti bermain game.

4. Membatasi pergaulan sosial
Gamer Wajib Baca! 5 Dampak Buruk Kecanduan Game dan Cara Mengatasinya

Sebetulnya game digital saat ini juga bisa dianggap sebagai sistem pergaulan sosial secara online. Konsep “pergaulan online” inilah yang kerap dilakukan oleh gamer zaman sekarang. Sayangnya, terbatasnya pergaulan anak-anak terhadap lingkungan sosial di dunia nyata justru akan berdampak buruk terhadap psikologisnya.

Game online sebetulnya juga bisa menjadi cara atau jalan dalam mengajarkan anak-anak dalam berinteraksi, seperti diulas dalam Science Daily. Namun, alih-alih cerdas dalam pergaulan sosial, sang anak justru bisa kecanduan game dan mengabaikan lingkungan sosial di dunia nyatanya.

Studi berjudul “Comparing the Social Skills of Students Addicted to Computer Games with Normal Students” yang dirilis oleh Addiction & Health pada 2010 menunjukkan bukti bahwa keterampilan sosial pada anak yang kecanduan game tidak sebaik anak normal lainnya. Yup, bisa dikatakan bahwa siswa atau anak-anak yang tidak kecanduan game, akan memiliki keterampilan sosial lebih baik.

5. Dampak dari sisi psikologis
Gamer Wajib Baca! 5 Dampak Buruk Kecanduan Game dan Cara Mengatasinya

Ada beberapa kisah mengerikan yang diakibatkan oleh game-game yang mengusung kekerasan. Seperti diberitakan dalam Bangkok Post, seorang gamer yang kecanduan game tega membunuh temannya sendiri. Bahkan, ia juga membunuh sopir taksi karena ia terinspirasi cerita dalam game.

Kejadian mengerikan akibat game bukan hanya sekali terjadi. Faktanya, ada banyak kejadian penembakan, pembunuhan, perampokan, dan pencurian yang terinspirasi dari beberapa judul game. Hal ini mengindikasikan bahwa kecanduan game mampu memengaruhi psikologis seseorang.

Sebetulnya, dalam takaran tertentu, bermain game sangat bagus untuk psikologis seseorang, ditulis dalam Psychology Today. Namun, dalam takaran yang berlebihan, bermain game justru membawa dampak negatif bagi sisi psikologis, terutama pada anak-anak dan remaja. Jadi, batasi bermain game dan jangan buat game tersebut menjadi candu.

Keseringan bermain game memunculkan dampak negatif yang diakibatkan oleh kecanduan game. Ingat, ya, jangan bermain game secara berlebihan karena itu akan merusak kesehatan kamu