Berikut Game Handheld yang Lebih Sukses Dari Versi Konsolnya

Berikut Game Handheld yang Lebih Sukses Dari Versi Konsolnya

Berikut Game Handheld yang Lebih Sukses Dari Versi KonsolnyaSebuah  konsol permainan genggam , atau hanya konsol genggam , adalah, portabel mandiri kecil konsol video game dengan built-in layar, kontrol permainan dan speaker. 

Konsol game genggam lebih kecil dari konsol video game rumahan dan berisi konsol, layar, speaker, dan kontrol dalam satu unit, memungkinkan orang untuk membawanya dan memainkannya kapan saja atau di mana saja. Membandingkan konsol biasa dan konsol permainan genggam (handheld) seperti Nintendo DS, Game Boy, atau PlayStation Portable (PSP) bukanlah hal yang sulit. Jika disuruh memilih pun, kebanyakan orang pasti akan memilih konsol.

Oleh karena itu, membuat game versi konsol dan handheld biasanya riskan bagi developer. Satu dekade sebelumnya, terkadang developer video game  mempertaruhkan peruntungan dengan membuat versi handheld dari game  konsol. Namun, siapa sangka, ada beberapa game yang justru diingat karena versi handheld.

7. Final Fantasy Tactics: The War of the Lions
Jelek di Konsol, 7 Game Ini Laris Manis di Handheld!

Pada 1997, Square Enix merilis Final Fantasy Tactics untuk PlayStation 1. Seri FF Tactics pertama, menggunakan karakter 3D, grafik isometrik, dan bidang pandang yang bisa diputar. Game ini menceritakan perjuangan Ramza Beoulve di Kerajaan Ivalice yang terjebak di tengah Lion War dan harus menemukan rencana jahat di balik semua itu.

Satu dekade kemudian, Square Enix merilis versi PSP untuk FF Tactics, yaitu FF Tactics: The War of the Lions. Dengan cerita yang sama, FF Tactics: The War of the Lions mengusung grafik cel shading dan memiliki episode serta cutscene yang tidak ada pada versi konsol. Selain itu, terdapat beberapa class baru untuk dipilih.

Secara penjualan, The War of the Lions memang kalah, yaitu 301.796 kopi dibanding 2,4 juta kopi! Namun, para kritikus video game lebih memuji The War of the Lions dibandingkan FF Tactics.

6. Tetris
Jelek di Konsol, 7 Game Ini Laris Manis di Handheld!

Sebagai salah satu game paling laris dan ikon pop cultureTetris adalah hasil karya Alexey Pajitnov untuk komputer Elektronika 60 pada 1984. Melihat keuntungannya saat itu, banyak perusahaan game yang menciptakan Tetris. Salah satunya adalah versi Game Boy pada 1989.

Diadaptasi hingga ke 65 platformTetris masuk ke Guinness World Records. Per Desember 2011, sebanyak 202 juta kopi telah terjual. Dari seri Game Boy, Tetris menyumbang angka 43 juta kopi, menjadikannya game Game Boy terlaris ke-2 setelah Pokemon Red/Green/Blue/Yellow (1996).

5. Max Payne
Jelek di Konsol, 7 Game Ini Laris Manis di Handheld!

Bukan konsol, Max Payne buatan Remedy Entertainment pertama kali rilis untuk PC pada 2001. Rockstar Games kemudian membuat port Max Payne untuk Game Boy Advance (GBA) pada 2003. Sesuai judul, game ini menceritakan kisah Det. Max Payne yang menyelidiki kasus narkoba yang ternyata tidak sesimpel perkiraan.

Karena versi GBA lebih “lemah” dibandingkan versi PC atau konsolnya, grafik Max Payne dibuat lebih kasar. Namun, gameplay dan levelnya tetap sama. Di versi handheld pun, Max Payne tetap menunjukkan potongan panel komik sebagai metode storytelling utama.

4. Monster Hunter Freedom
Jelek di Konsol, 7 Game Ini Laris Manis di Handheld!

Masa kini, game Monster Hunter buatan Capcom erat dengan PSP. Namun, tahukah kamu, sebenarnya Monster Hunter memulai debut di PlayStation 2 (PS2) pada 2004?! Sesuai judul, kamu bermain sebagai seorang pemburu monster. Pada 2005, Monster Hunter dibuat ke versi PSP dengan Monster Hunter Freedom.

Meski dikritik terlalu “lamban”, Monster Hunter Freedom dipuji “sedikit” lebih baik dibandingkan versi konsol! Tentu, Monster Hunter World (2018) di PS4 memang versi terbaik dan terlaris Monster Hunter. Namun, di masa lalu, Monster Hunter Freedom adalah yang terbaik.

3. Final Fantasy: 20th Anniversary Edition
Jelek di Konsol, 7 Game Ini Laris Manis di Handheld!

Pada 1987, Square (sebelum jadi Square Enix) merilis Final Fantasy 1987, game yang kemudian menjadi ciri khasnya. Memainkan 4 Light Warriors, kamu akan menghadapi berbagai monster, dari Garland hingga Chaos! Tidak dipungkiri, Final Fantasy ini dianggap yang paling berpengaruh.

Menyambut ulang tahunnya ke-20, Square Enix merilis Final Fantasy dan Final Fantasy II dalam satu bundle ke PSP. Mengusung grafik 2D beresolusi lebih tinggi, Final Fantasy tetap mempertahankan gameplay dan plotnya yang membuat kita bernostalgia.

2. Disgaea: Afternoon of Darkness
Jelek di Konsol, 7 Game Ini Laris Manis di Handheld!

Anggapan umum adalah game turn-based lebih baik di handheld. Hal ini dibuktikan oleh video game buatan Nippon Ichi Software, Disgaea: Afternoon of Darkness. Rilis pada 2006, game ini sebenarnya adalah versi handheld dari Disgaea: Hour of Darkness yang rilis untuk PS2 pada tiga tahun sebelumnya!

Dibandingkan Hour of Darkness, para kritikus lebih memuji Afternoon of Darkness dengan fitur ad-hoc Wi-Fi multiplayer dan tambahan konten untuk karakter Etna. Menghabiskan berjam-jam untuk meningkatkan daya hancur senjata bisa berarti grinding berjam-jam. Oleh karena itu, daripada konsol konvensional, versi handheld lebih disukai.

1. The Legend of Zelda: Breath of the Wild
Jelek di Konsol, 7 Game Ini Laris Manis di Handheld!

Selain Wii U, pada 2017, Nintendo merilis The Legend of Zelda: Breath of the Wild untuk Nintendo Switch, konsol hybrid teranyarnya. Sebagai Link, kamu terbangun dari tidurmu dan ditugaskan menyelamatkan Kerajaan Hyrule dari amukan Ganon.

Dibandingkan dengan Wii U, Switch membuat Breath of the Wild terlihat baik dalam segala aspek, baik dalam mode handheld atau docked. Oleh karena itu, pada 2017, Breath of the Wild mampu menyabet penghargaan Game of the Year! Per Juni 2021, penjualan Switch (23,20 juta) mengalahkan Wii U (1,69 juta).

Pada tahun 1976, Mattel memperkenalkan game elektronik genggam pertama dengan merilis Auto Race . Belakangan, beberapa perusahaan—termasuk  Coleco dan Milton Bradley —membuat perangkat permainan tunggal, meja ringan, atau permainan elektronik genggam mereka sendiri. 

Konsol genggam komersial pertama yang sukses adalah Merlin dari tahun 1978 yang terjual lebih dari 5 juta unit. Konsol game genggam pertama dengan kartrid yang dapat diganti adalah Milton Bradley Microvision pada tahun 1979.