Fakta Games Solitaire yang Ternyata Hanya Buatan Anak Magang

Fakta Games Solitaire yang Ternyata Hanya Buatan Anak Magang

Fakta Games Solitaire yang Ternyata Hanya Buatan Anak Magang – Solitaire adalah nama yang tercatat paling awal untuk jenis permainan kartu ini. Kata tersebut berasal dari bahasa Prancis, permainan ini “dianggap sebagai latihan kesabaran.” Meskipun nama solitaire menjadi umum di Amerika Utara untuk jenis permainan ini selama abad ke-20, Parlett mencatat bahwa ada alasan bagus untuk memilih nama ‘sabar’.

Pertama, kesabaran adalah permainan kartu, sedangkan solitaire adalah permainan satu pemain, termasuk yang dimainkan dengan domino atau pasak dan permainan papan. Kedua, setiap permainan kesabaran dapat dimainkan secara kompetitif oleh dua atau lebih pemain. Hampir semua orang pasti gak asing sama games Solitaire. Itu lho, games keren dan candu yang mulai muncul di Windows 3.0 berupa permainan kartu.

Hampir semua pengguna perangkat berbasis OS Windows pasti pernah mencicipi games yang kini sudah hadir dalam bentuk Daftar IDNPlay aplikasi iOS dan Android ini. Namun tahkah kamu, games legendaris yang resmi dirilis pada 1990-an itu ternyata bukanlah buatan teknisi Microsoft lho! Melainkan buatan anak magang yang merasa bosan ketika melakukan aktivitas magangnya di Microsoft.

Kebosanan saat melakukan magang di Microsoft jadi alasan Wes Cherry ciptakan Solitaire.
Ini Reaksi Bill Gates terhadap Game 'Solitaire' : Okezone techno

Dikutip dari TheVerge, Wes Cherry yang adalah pencipta games Solitaire tersebut mengaku bahwa games yang jadi layanan bundle untuk OS Windows 3.0 itu diciptakannya kala magang di Microsoft pada 1988 atau dua tahun sebelum Solitaire rilis. Dalam wawancara, Cherry mengaku games itu muncul saat ia bosan dengan aktivitas magang. Mengingat juga, kala itu belum banyak games yang beredar untuk desktop.

Untuk mengisi waktu luang dan mengatasi kebosanannya, tercetuslah ide untuk membuat games seru yang bisa bikin para pengguna komputer terhibur. Dibekali kemampuan coding yang dimilikinya, ia pun menyelesaikan pengkodean untuk Solitaire.

Gak disangka, Solitaire pun disukai di lingkungan Microsoft hingga jadi games ‘resmi’ di Windows 3.0 sampai sekarang.
Gak Nyangka, Games Solitaire Ternyata Cuma Karya Anak Magang!

Dikutip dari TechSpot, setelah menyelesaikan coding Solitaire ternyata banyak karyawan yang menyukai model permainan games buatan Cherry si anak magang. Selain bisa dimainkan sendiri, games Solitaire juga dianggap seru karena mengadopsi permainan kartu yang banyak disukai oleh orang-orang.

Keseruan games ini pun akhirnya sampai juga ditelinga atasannya hingga Bill Gates sang bos Microsoft pun merestui games Solitaire masuk ke OS Windows 3.0. Kendati demikian, Cherry mengungkap Bill Gates sempat menggerutu terkait model permainan games ini. Pasalnya dianggap terlalu susah untuk dimenangkan.

Kendati populer dan disukai, nyatanya Wes Cherry gak dapat royalti apapun dari Microsoft.
Gak Nyangka, Games Solitaire Ternyata Cuma Karya Anak Magang!

Sedihnya nih, walau games Solitaire populer banget sekarang nyatanya Wes Cherry si anak magang Microsoft gak dapat royalti apa pun dari Microsoft. Cherry mengaku tak dapat bayaran sepeserpun atas jasanya membuat games seru Solitaire. Ia juga gak mengharap apa pun sih sebenarnya dari Microsoft karena pada dasarnya Solitaire dibuat Cherry secara tak sengaja alias hanya buah keisengan semata.

Dalam praktiknya, di Amerika Utara nama ‘solitaire’ sering digunakan totum pro parteuntuk merujuk pada permainan kartu pemain tunggal, meskipun terkadang istilah ‘kartu solitaire’ digunakan untuk kejelasan. Sementara itu, di negara lain ‘solitaire’ secara khusus mengacu pada permainan papan peg solitaire . Baik ‘solitaire’ dan ‘kesabaran’ juga kadang-kadang digunakan secara longgar untuk merujuk secara khusus pada permainan Klondike .