Tujuh Mitos yang Banyak Dipercayai Gamer Terhadap XBox

Tujuh Mitos yang Banyak Dipercayai Gamer Terhadap XBox

Tujuh Mitos yang Banyak Dipercayai Gamer Terhadap XBox – Xbox Series X dan Series Sadalah konsol permainan video mendatang yang dikembangkan oleh Microsoft. Kedua konsol dirilis pada 10 November 2020 sebagai generasi keempat dari konsol Xbox, sebagai penerus dari Xbox One. Xbox Series X dirilis pada akhir tahun 2020 dan hadir dengan performa dua kali pendahulunya, Xbox One X.

Rumor mengenai konsol ini pertama kali muncul pada awal 2019, dengan barisan produk tersebut diberi kode nama “Scarlett”, Sementara Xbox Series X, punya performa sedikit lebih rendah dari Xbox One X, namun telah dilengkapi dengan fitur next-gen seperti ray-tracing dan dukungan untuk menjalankan game-game tertentu di 120fps.

Dengan usia yang kini hampir menginjak satu tahun, masih ada banyak gamer yang mempercayai fakta yang salah atau mendapat informasi yang tidak benar terkait Xbox Series X/S. Berikut beberapa di antaranya.

1. Xbox Series X/S hadir dengan UI baru
7 Mitos yang Banyak Gamer Percayai soal Xbox Series X/S

Sementara Xbox Series X/S membawa segudang fitur baru, user interface atau UI baru sayangnya tidak termasuk kedalamnya. Sebenarnya terdapat perbedaan jika dibandingkan dengan yang ada pada Xbox One namun hanya sedikit seperti font saja. Ini tentu mengecewakan mengingat kompetitor sebelah yaitu PlayStation 5 hadir dengan UI yang sepenuhnya baru.

Meski masih sama seperti milik Xbox One, UI pada Xbox Series X/S tetap intuitif dan mudah dinavigasikan, serta mendukung resolusi tinggi agar tidak terlihat pecah di TV atau monitor dengan resolusi tinggi. Sebelumnya rumor mengenai UI yang tidak berubah ini sempat ramai dibicarakan, sebelum akhirnya berujung menjadi kenyataan.

2. Game lawas tidak bisa dimainkan di Xbox Series X/S
7 Mitos yang Banyak Gamer Percayai soal Xbox Series X/S

Banyak yang menganggap bahwa Xbox Series X/S akan kehilangan salah satu fitur unggulan di Xbox One yaitu backward compability. Kabar baiknya, anggapan itu salah besar karena Xbox Series X/S masih mendukung fitur itu yang memungkinkannya untuk memainkan game-game lawas dari konsol generasi sebelumnya seperti Xbox, Xbox 360 dan Xbox One.

Karena Xbox Series X/S memiliki performa next-gen yang luar biasa cepat, beberapa game terpilih juga mendapat sejumlah keuntungan salah satunya adalah frame-rate yang di-uncapped atau tidak terkunci. Ini tentu menguntungkan bagi pemain yang tertarik untuk bernostalgia dengan berbagai game lawas di frame-rate tertinggi.

3. Xbox Series X/S tidak mendukung game fisik
7 Mitos yang Banyak Gamer Percayai soal Xbox Series X/S

Untuk yang satu ini setengah benar, karena varian yang lebih minimalis dan murah yaitu Xbox Series S memang tidak mendukung game fisik alias sepenuhnya digital. Xbox Series X di sisi lain,  masih dibekali dengan disc drive sehingga masih bisa mendukung game fisik, sama seperti Xbox One.

Baik Xbox Series X maupun S memang dirancang untuk jenis game yang berbeda. Xbox Series X lebih diperuntukkan untuk mereka yang lebih senang dengan game fisik yang notabene dapat dikoleksi atau dipajang dalam lemari. Sementara Xbox Series S, lebih pas untuk pemain yang tidak ingin ribet dan hanya tertarik untuk mengunduh game secara digital atau via Xbox Game Pass.

4. Kontroler Xbox One tidak digunakan di Xbox Series X/S
7 Mitos yang Banyak Gamer Percayai soal Xbox Series X/S

Meski beralih generasi, beberapa aksesori dari konsol generasi sebelumnya masih bisa digunakan di konsol generasi terbaru. Dalam kasus ini, kontroler Xbox One masih bisa digunakan di Xbox Series X/S, begitu pun kontroler Xbox Series X/S juga bisa dipakai di Xbox One. Hal ini masuk akal mengingat kedua kontroler punya desain dan layout yang tidak jauh berbeda.

Meskipun begitu, kontroler Xbox Series X/S tetap jadi yang terbaik saat ini karena hadir dengan tombol d-pad yang didesain ulang dan menawarkan perasaan genggaman yang lebih nyaman. Selain itu, kontroler Xbox Series X/S juga telah dilengkapi dengan port USB-C untuk fast-charging dan aksesibilitas lebih baik.

5. Xbox Series X/S sepopuler PlayStation 5
7 Mitos yang Banyak Gamer Percayai soal Xbox Series X/S

Terlepas dari fakta bahwa tidak ada banyak masalah sejauh ini terkait Xbox Series X/S, konsol next-gen garapan Microsoft itu masih sedikit tertinggal dari konsol next-gen garapan Sony – PlayStation 5. Berdasarkan data yang dirangkum oleh Den Of Geek, Xbox Series X/S terjual sebanyak 6,5 juta unit selama enam bulan semenjak dirilis, sementara PlayStation 5 terjual lebih dari 10 juta dalam kurun waktu yang sama.

Terdapat beberapa faktor yang mendasari kenapa Xbox Series X/S belum bisa sepopuler PlayStation 5. Beberapa di antaranya adalah fakta bahwa PlayStation 5 menawarkan berbagai game eksklusif yang sangat menarik, di samping desain yang lebih keren dan kontroler yaitu DualSense yang punya banyak fitur keren.

6. Pemain tidak bisa memainkan banyak game secara bersamaan di Xbox Series X/S
7 Mitos yang Banyak Gamer Percayai soal Xbox Series X/S

Dari sekian banyaknya fitur baru yang diperkenalkan pada Xbox Series X/S, salah satu paling menarik perhatian dan jadi nilai jual utama adalah Quick Resume. Sederhananya, Quick Resume adalah fitur yang memungkinkan pemain untuk menjalankan hingga tiga game secara bersamaan dan beralih dari satu game ke game lain dengan cepat tanpa harus memulai dari awal.

Menariknya, fitur yang hanya ada di Xbox Series X/S dan tidak tersedia di PlayStation 5 ini, juga tidak membuat game yang sedang dimainkan menjadi terasa berat atau mengalami penurunan performa. Quick Resume cocok untuk pemain yang mudah jenuh namun tidak ingin menunggu lama ketika berganti ke game yang lain.

7. Xbox Series X berisik
7 Mitos yang Banyak Gamer Percayai soal Xbox Series X/S

Performa “monster” yang dimiliki oleh Xbox Series X membuat banyak pemain khawatir bahwasanya konsol next-gen itu akan lebih berisik daripada Xbox One (khususnya varian X). Memang ada beberapa pemain yang mengeluhkan soal suara berisik yang dihasilkan oleh kipas Xbox Series X, namun itu hanya sedikit.