Waspadai Tanda Kecanduan dari Game Online Gaming Disorder

Waspadai Tanda Kecanduan dari Game Online Gaming Disorder

Waspadai Tanda Kecanduan dari Game Online Gaming Disorder – Permainan Daring (bahasa Inggris: Online game) adalah jenis permainan komputer yang memanfaatkan jaringan komputer. Jaringan yang biasanya digunakan adalah jaringan internet dan yang sejenisnya serta selalu menggunakan teknologi yang ada saat ini, seperti modem dan koneksi kabel. Sebagian besar anak tentu senang bermain game online, mulai dari permainan perang sampai petualangan. Bermain game memang menyenangkan.

Namun bila anak Anda menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game dan bahkan sampai mengabaikan kegiatan lain, Anda perlu waspada.

Perhatikan pula setiap perubahan dalam kesehatan fisik, Dilansir dari Daftar IDNPlay kesehatan jiwa, dan interaksi sosial anak ketika sudah terlalu sering bermain game online perang.

Akibat kecanduan bermain game online terhadap perilaku anak

Berdasarkan definisi WHO, anak yang sudah kecanduan gawai dan bermain game online akan menunjukkan ciri-ciri berikut, secara terus menerus selama sekitar 12 bulan.

1. Kurang atau bahkan tidak dapat mengontrol kebiasaan bermain game

Jika memiliki gaming disorder, anak menjadi kurang atau tidak dapat mengontrol kebiasaan bermain game. Anak akan sulit untuk berhenti, dan merasa terus ingin bermain game, hingga tak terasa telah meski menghabiskan waktu berjam-jam. Selain itu, anak Anda akan merasa sedih, cemas, dan cepat marah saat game online perang dihentikan.

2. Memprioritaskan bermain game daripada minat dan kegiatan lainnya

Ketika lebih memilih bermain game, padahal seharusnya makan, belajar, bermain dengan teman, bersekolah ataupun kegiatan lainnya, maka anak telah menunjukkan ciri-ciri gaming disorder. Anak Anda akan lebih mementingkan game online perang daripada kegiatan lain yang lebih penting.

3. Anak bermain game online terus tanpa peduli konsekuensi

Anak Anda bermain game online terus meski ada konsekuensi negatifnya. Hal tersebut berdampak buruk, sehingga dapat memengaruhi kehidupan keluarga, sosial, pribadi ataupun pendidikan anak. Berdasarkan beberapa penelitian, gaming disorder juga dapat terjadi bersamaan dengan gangguan mood lain, seperti kecemasan, depresi, dan tertekan. Selain itu, akibat kecanduan bermain game online terus-terusan tanpa kenal waktu pada anak adalah risiko lebih tinggi mengalami obesitas, insomnia, dan masalah kesehatan lain karena tidak aktif secara fisik. Hubungan sosial pun menjadi sempit, karena anak hanya asyik dengan game online favoritnya.

Cara mengatasi anak yang suka main game online tak kenal waktu

Jika anak terus-terusan bermain game online tanpa peduli waktu, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah aktivitas bermain game berlebihan. Bantu anak Anda mengendalikan keinginannya untuk bermain game dengan:

  1. Mendorong anak Anda berinteraksi dengan orang lain.
  2. Membantunya mencoba gaya hidup baru, dengan mengajak jalan-jalan misalnya ke museum, ke perpustakaan nasional, atau taman bermain.
  3. Mengeksplorasi keterampilan dan kemampuan lain dalam diri anak.
  4. Menemukan hobi dan kegiatan yang disukai oleh anak selain bermain game, seperti mengajak berenang, bermain bola, atau aktivitas fisik lainnya.
  5. Menerapkan aturan berapa lama Anda membolehkan anak bermain game online dalam sehari.
  6. Buat kesepakatan kapan anak dapat bermain game, misalnya hanya boleh bermain setelah selesai belajar atau setelah membantu orang tua beres-beres rumah.

Semua anggota keluarga perlu ikut berpartisipasi dalam membantu mengendalikan keinginan anak bermain game online. Dorongan dan dukungan dari semua anggota keluarga dapat memberi pengaruh yang positif bagi tumbuh kembang dan kesehatan jiwa anak.Jika sudah melakukan berbagai cara di atas tapi keinginan anak bermain game masih tidak terbendung, merupakan langkah yang baik untuk membawa anak berkonsultasi dengan tenaga ahli profesional.