Seorang Gamers Mengubah Hobi Gaming jadi Kegiatan Bisnis

Seorang Gamers Mengubah Hobi Gaming jadi Kegiatan Bisnis

Seorang Gamers Mengubah Hobi Gaming jadi Kegiatan Bisnis – Pria 22 tahun asal Jakarta Timur adalah pendiri Esportsku.com. Aji menjelaskan, sejak duduk di bangku SMP dia hampir setiap saat bermain game. Saat itu, kata dia, tentu tidak menghasilkan apa-apa dan malah mengeluarkan uang untuk bermain sampai orang tua selalu memarahinya.

Ajie menceritakan hal itu untuk merayakan Hari Game Indonesia yang diresmikan pada 8 Agustus 2016 dan menjadi peringatan rutin setiap tahunnya. Bagi banyak orang, pekerjaan idaman adalah pekerjaan yang berhubungan dengan hobi. Bagi Ajie Wicaksono, pendiri Esportsku.com berusia 22 tahun asal Jakarta Timur, bermain game menjadi hobi yang digemarinya, yang menjadi titik awal lahirnya situs esports itu.

Ajie membagikan ceritanya melalui Hari Game Indonesia, wadah pencinta game di Indonesia untuk berpartisipasi, mendukung, dan mendorong industri game Tanah Air. Dirangkum dari idn poker ios Cerita ini membuktikan bahwa hobi bermain game dapat menjadi kegiatan yang menghasilkan uang, bahkan menjadi profesi. Berikut kisahnya.

1. Gemar bermain game sejak SMP
Ajie Wicaksono, Ubah Hobi Gaming Jadi Bisnis Menjanjikan

Seperti namanya, Esportsku.com adalah situs yang menyajikan berita esports untuk pelaksanaan turnamen berbagai game, seperti Mobile LegendsFree Fire, dan PUBG Mobile. Situs ini didirikan pada 2015, saat Ajie masih duduk di bangku SMAN 14 Jakarta. Namun, ketertarikan Ajie pada game berawal saat ia duduk di bangku SMP.

Dampak baik ini terbukti dari usaha Esportsku.com dalam menyelenggarakan turnamen sendiri yang bertujuan memajukan ekosistem esports di Indonesia dan secara keseluruhan menghapus stigma negatif terhadap game.

2. Perjalanan monetisasi Esportsku.com
Ajie Wicaksono, Ubah Hobi Gaming Jadi Bisnis Menjanjikan

Kesuksesan Esportsku.com tidak lahir dalam satu hari. Begitu panjang proses yang harus dilewati oleh Ajie.

Dua tahun setelah Esportsku.com berdiri, Ajie memutuskan untuk mulai memonetisasi situs tersebut. Akan tetapi, pengunjung dan peminat situsnya sedikit. Dengan demikian, Ajie harus menghentikan monetisasi tersebut dan menggunakan modal pribadi. Ia rela menggunakan uang saku, meminjam uang ibunya, dan berjualan makanan demi menghidupi Esportsku.com.

Saat traffic situs esports tersebut meningkat tahun 2019, Ajie mencoba lagi memonetisasi dengan Google AdSense, yang menampilkan iklan relevan di samping konten situs itu.

Aksi Ajie untuk tidak menyerah terbayarkan. Traffic Esportsku.com meningkat 98 persen dibandingkan sebelumnya. Kini, situs yang pertama kali berdiri tahun 2015 tersebut menjadi wadah untuk membangun komunitas esports, memudahkan seseorang untuk mencari turnamen esports, dan memberikan sosialisasi bahwa game dapat menjadi sarana pengembangan diri, juga menghasilkan uang.

3. Tetap rendah hati di tengah kesuksesan
Ajie Wicaksono, Ubah Hobi Gaming Jadi Bisnis Menjanjikan

Keberhasilan Ajie dalam mengubah passion-nya menjadi sebuah bisnis bukan menjadi alasan Ajie untuk sombong. Di tengah kesuksesannya, ia tetap bersikap rendah hati.

Ajie menggunakan penghasilannya untuk membiayai pendidikannya beserta dua adiknya. Dengan uang ini, ia juga mampu membayar cicilan utang dan dana haji ibu Ajie. Tak hanya itu, Ajie memberikan dorongan bagi adiknya yang memiliki passion yang sama.

Penghasilan yang diperoleh Ajie pun digunakan untuk mengembangkan sebuah kantor bagi para komunitas esports dan menggaji para penulis konten di situsnya.

Selain membantu keluarga dan menunjang bisnis, Ajie menyisihkan sebagian pendapatan untuk membagikan makanan bagi orang di jalanan setiap hari Jumat. Di bulan Ramadan tahun ini pun, ia membagikan makanan berbuka puasa gratis.