Deretan Game Populer Terbaik yang Mengusung Tema Samurai

Deretan Game Populer Terbaik yang Mengusung Tema Samurai

Deretan Game Populer Terbaik yang Mengusung Tema Samurai – Ghost of Tsushima adalah permainan video dengan genre laga-petualangan dan  siluman tahun 2020 yang dikembangkan oleh Sucker Punch Productions dan diterbitkan oleh Sony Interactive Entertainment.

Permainan ini menggunakan perspektif orang ketiga yang mengontrol Jin Sakai, seorang samurai dalam misinya melindungi Pulau Tsushima saat invasi Mongol pertama ke Jepang. Dikembangkan oleh Sucker Punch dan dirilis pada 17 Juli 2020 kemarin untuk PS4, Ghost of Tsushima merupakan game aksi luar biasa dengan latar yang tidak biasa. Game ini berlatar pada abad ke-13 pada era Feodal atau lebih spesifiknya pada Zaman Kamakura.

Sementara Ghost of Tsushima menjadi salah satu game aksi dengan mekanik gameplay seru dan visual idn poker luar biasa, ini bukan satu-satunya game dengan tema samurai di luar sana. Terdapat cukup banyak serupa yang tidak kalah menarik, baik dari segi cerita maupun gameplay yang diusung.

1. Onimusha: Warlords
Onimusha: Warlords for Nintendo Switch - Nintendo Game Details

Onimusha: Warlords jadi entri pertama di seri Onimusha yang mendapat versi remaster untuk konsol tahun lalu sehingga masih relevan untuk dimainkan saat ini. Sederhananya, game ini mengusung formula Resident Evil namun dengan samurai dari era feudal Jepang yang melawan monster iblis alih-alih zombie. Berlatar tak lama setelah perang epik yaitu Battle of Okehazama pada tahun 1560, pada game ini, pemain mengendalikan seorang samurai bernama Samanosuke Akechi dengan misi menyelamatkan seorang putri dari musuh iblis yang diketahui bekerja sama dengan Nobunaga Oda.

2. Nioh
Nioh: Complete Edition / 仁王 Complete Edition on Steam

Selain Onimusha: Warlords, Nioh juga jadi game samurai lain dengan musuh iblis di daftar ini. Di samping punya jenis musuh yang tidak biasa, game ini terbilang lebih menantang daripada Dark Souls (yang dari segi mekanisme gameplay cukup mirip), karena membutuhkan refleks lebih cepat.

Pemain sendiri berperan sebagai seorang pria Inggris bernama William, yang bepergian ke Jepang di zama Sengoku untuk mencari ilmu dan kekuatan spiritual di dunia yang dihuni oleh iblis. Untungnya, ia merupakan ahli pedang yang juga jago dalam menggunakan senjata lain seperti kapak, senapan dan panah.

3. For Honor
For Honor: Duel Terhormat yang Sengit

Tidak seperti Onimusha: Warlords atau Nioh, For Honor bukanlah game samurai murni namun tetapi memiliki karakter samurai di samping karakter-karakter dari jenis pejuang lain seperti ksatria dan viking. Meski bukan game samurai murni, For Honor jadi salah satu yang paling realistis ketika berbicara soal menyimulasikan cara samurai bertarung.

Selain karakter samurai, game ini juga menghadirkan beberapa lokasi bertarung dengan latar Jepang era terdahulu. Untuk tipe Samurai, For Honor menyediakan 7 jenis karakter atau “heroes” untuk pemain ajak bertarung ke medan perang.

4. Total War: Shogun 2
Total War: SHOGUN 2 - Last chance to get SHOGUN 2 for free! - Steam News

Dalam hal gameplay atau latar, Total War: Shogun 2 jauh berbeda dari Ghost of Tsushima. Terlepas dari itu, Shogun 2 jadi salah satu game samurai paling nyata. Berlatar di Jepang pada era Feodal, Shogun 2 menempatkan pemain ke dalam posisi panglima perang yang berjuang untuk menguasai berbagai negara.

Creative Assembly selaku developer mengembangkan banyak game strategi luar biasa di sepanjang karir mereka dan Shogun 2 jadi salah satu yang terbaik di seri Total War. Shogun 2 juga punya ekspansi mandiri bernama Fall of the Samurai yang membawa pemain ke era Bakumatsu.

5. Samurai Jack: Battle Through Time
Samurai Jack: Battle Through Time on Steam

Serupa namun tak sama dengan Ghost of Tsushima, Samurai Jack: Battle Through Time merupakan game aksi yang didasarkan pada seri kartun populer garapan Genny Tartakovsky. Pemain mengendalikan seorang samurai bernama Jack pada game ini, yang melewati berbagai macam timeline atau lini waktu sebelum bertemu melawan musuh abadinya yang bernama Aku.

Dengan gameplay yang mirip dengan Devil May Cry dan Bayonetta, Battle Through Time menawarkan mekanisme hack-and-slash yang cukup menantang. Ini cocok untuk mereka yang butuh game samurai yang lebih “ringan”.

6. Samurai Warriors 4: Empires
Kenali Sejarah Jepang Lebih Dekat di Samurai Warriors 4: Empires - Jonooit

Selain karena mekanisme gameplay hack-and-slash yang seru dan memuaskan, salah satu bagian dari terbaik Samurai Warriors 4: Empires adalah opsi kustomisasi di mana pemain bisa membuat karakter mereka sendiri. Tidak hanya itu, jika dibandingkan pendahulunya, Empires juga menaikkan tingkat strategi ke dalam seri yang dianggap monoton itu. Sama seperti game samurai lain, Empires juga berlatar di zaman Sengoku dan menampilkan pertempuran dari akhir tahun 1500-an hingga awal tahun 1600-an, dengan salah satu konflik hebatnya adalah Battle of Itsukushima.

7. Katana Zero
Katana ZERO в Steam

Terakhir adalah Katana Zero – game indie menarik yang dirilis pada tahun 2019 kemarin. Game ini “meminjam” mekanisme one-hit-kill dari game indie lain seperti Hotline Miami namun dengan tema samurai dan efek slow-motion.

Dengan soundtrack bergaya techno dan estetika visual neo-punk, game ini menawarkan cita rasa samurai yang berbeda dari yang lainnya. Berlatar di kota dystopia yang penuh aksi kriminal, pemain mengendalikan karakter bernama Zero. Di sepanjang permainan, pemain dibekali misi untuk menghabisi target sembari menyelami perasaan Zero terkait dunia tempat ia hidup.

Permainan ini dimainkan di sebuah dunia terbuka, yang dapat dijelajahi secara bebas. Ada juga misi tambahan serta karakter non-pemain yang dapat diajak berinteraksi saat bermain. Permainan ini dirilis pada tanggal 17 Juli 2020 untuk PlayStation 4.

Tiga hari setelah rilisnya permainan ini, permainan ini telah terjual sebanyak 2,4 juta kopi. Ghost of Tsushima mendapatkan pujian atas tampilan visual serta sistem pertarungan dalam permainannya namun mendapatkan kritik untuk aktivitas yang terjadi di dunia terbuka permainan tersebut.