Momen Kematian Karakter Paling Menyedihkan di Dunia Game

Momen Kematian Karakter Paling Menyedihkan di Dunia Game

Momen Kematian Karakter Paling Menyedihkan di Dunia Game – permainan video atau  permainan komputer adalah permainan elektronik yang melibatkan interaksi dengan  antarmuka pengguna atau perangkat masukan  – seperti sebagai perangkat joystick,  Kontrol, keyboard, atau motion sensing. Seiring waktu, video game semakin berkembang pesat. Selain teknologi gameplay dan grafik, cara penyajian cerita dalam video game pun juga berubah.

Video game sering kali dilengkapi dengan umpan balik audio yang disampaikan melalui  speaker atau headphone, dan terkadang dengan jenis umpan balik lainnya, termasuk  teknologi haptic. Jika pada 1980an plot tergolong pendek dan sederhana, plot di game masa kini lebih dalam dan rumit. Dengan begitu, para pemain merasakan “ikatan” dengan para karakter dalam game.

Saking dalamnya “ikatan” tersebut, tidak jarang beberapa plot memaksa para gamer melihat karakter kesukaannya wafat secara tiba-tiba untuk plot development. Meskipun hanya karakter game, sedihnya bukan main! Inilah 7 momen kematian karakter paling menyedihkan di dunia game. Siap-siap tisu!

7. Tidus – Final Fantasy X (2001)
tidus-final-fantasy-x-wallpaper

Tidus adalah seorang pemain blitzball terkenal di Zanarkand. Namun, dunianya hancur oleh makhluk bernama Sin, dan saat ia sadar, ia sudah terdampar di dunia bernama Spira. Ia pun menjadi salah satu penjaga summoner bernama Yuna yang berkeliling Spira untuk mengalahkan Sin.

Dengan kata lain, Tidus memang ditakdirkan untuk tidak selamat di akhir cerita. Setelah para karakter berhasil menghentikan siklus Sin, semua hal tentang Zanarkand, termasuk Tidus, pun menghilang. Untungnya, hilangnya Tidus hanya sementara karena pada Final Fantasy X-2, Tidus kembali bersama Yuna di akhir cerita.

6. Bibi May – Spider-Man (2018)
7 Momen Kematian Karakter Game Paling Menyedihkan

Berbeda dari cerita Spider-Man pada umumnya, kamu bermain sebagai Peter Parker yang sudah dewasa. Di sini, kamu masih memiliki Bibi May yang adalah salah satu petinggi di FEAST, organisasi “topeng” milik Martin Lee atau Mr. Negative.

Di akhir cerita, Parker harus membuat pilihan menyelamatkan Bibi May atau seluruh New York City. Tentu saja, Bibi May ingin Parker mengesampingkan dirinya. Sebelum wafat, Bibi May mengungkapkan kalau ia sudah tahu Parker adalah Spider-Man. Seluruh pembicaraan Parker dengan Bibi May sampai napas terakhirnya benar-benar bikin mata banjir!

5. John “Soap” MacTavish – Call of Duty: Modern Warfare 3 (2011)
John "SOAP" MacTavish Died Today (in Modern Warfare 3) #RIPSOAP - Soap  Death Scene - YouTube

Jika kamu adalah penyuka seri Modern Warfare dari Call of Duty, pasti kamu mengenal John MacTavish. Tentara S.A.S yang juga dijuluki “Soap” ini adalah salah satu tangan kanan dari Kapten John Price. Bermain sebagai Yuri, Soap kebanyakan bertarung sebagai non-playable character (NPC) di Modern Warfare 3.

Dengan peran begitu menonjol di seri Modern Warfare, kematian Soap secara mendadak di Modern Warfare 3 mengejutkan para pemain.

4. Jenny Romano – The Darkness (2007)

The Darkness 2 Walkthrough: "Stay With Jenny" Ending - YouTube

Bermain sebagai Jackie Estacado, kamu diperkenalkan dengan karakter bernama Jenny Romano, pacar dari Jackie. Mereka bertemu saat masih di panti asuhan, dan Jenny digambarkan membela Jackie dari para perundung. Sejak saat itu, Jenny dan Jackie bak “surat dan prangko”.

Namun, Jackie ternyata pernah bekerja sebagai seorang pembunuh bayaran untuk Paulie Franchetti, dan sekarang ditargetkan untuk dibunuh. Selain itu, dalam darah Jackie, mengalir sebuah entitas bernama Darkness yang memberinya kekuatan super.

Jenny kemudian diculik oleh Paulie untuk memancing Jackie ke panti asuhan mereka dulu. Saat mau menyelamatkan Jenny, Darkness dalam diri Jackie menahannya. Alhasil, Jackie hanya mampu menyaksikan Paulie membunuh Jenny dan kabur. Setelah lepas dari pengaruh Darkness, Jackie pun bunuh diri. Ini baru awal cerita, lho!

3. Dominic Santiago – Gears Of War 3 (2011)
Gears of War DOMINIC SANTIAGO Evolution (Gears 1 to Gears 3) - YouTube

Pada Gears of War 2, kamu akan diperkenalkan dengan tokoh Dominic “Dom” Santiago, salah satu tentara yang juga berperang melawan Locust. Sejak terpaksa untuk membunuh istrinya sendiri, Maria, Dom terobsesi untuk membalaskan kematian Maria dengan membantai para Locust. Sayangnya, di judul selanjutnya, Dom harus mengorbankan diri.

Saat seluruh tim terpojok, Dom menyusun rencana untuk menyelamatkan mereka. Caranya, ia mengendarai sebuah truk dan menabrakkannya ke sebuah tangki bahan bakar. Saat lagu Mad World oleh Gary Jules mengalun dengan lembut, Dom mengingat istrinya Maria sebelum menyerahkan nyawanya.

2. Thane Krios – Mass Effect 3 (2012)
Thane Krios Death Mass Effect 3 - YouTube

Thane Krios adalah seorang alien Drell yang berperan sebagai seorang pembunuh bayaran. Dianggap sebagai salah satu pembunuh bayaran terbaik di seluruh galaksi, Thane terkenal sebagai sosok yang teliti dalam pekerjaannya dan terobsesi pada pencerahan spiritual serta rasa hormat pada orang lain.

Kematian Thane yang sederhana justru membuat hati terenyuh. Didiagnosis sakit parah dan kehilangan banyak darah setelah mengusir Cerberus, Thane mengalami sakratulmaut dan meminta Shepherd serta anaknya, Kolyat, membacakan doa. Lebih sedih lagi, doa yang selama ini dipanjatkan oleh Thane ternyata ditujukan untuk Shepherd!

1. Aerith Gainsborough – Final Fantasy VII (1997)

AERITH GAINSBOROUGH FIRST MEETING WITH CLOUD STRIFE CUTSCENE FINAL FANTASY 7  REMAKE - YouTube

Tak lengkap membicarakan momen kematian paling menyedihkan di jagat gaming tanpa membicarakan Aerith Gainsborough. Sebelumnya memiliki hubungan dengan Zack Fair, Aerith pun bertemu dengan Cloud Strife. Karakter Aerith yang baik dan pembawannya yang menggemaskan membuat siapa pun jatuh hati.

Namun, kematiannya amat mengejutkan! Saat Aerith tengah berdoa, Sephiroth memanipulasi Cloud untuk membunuhnya, namun gagal. Alhasil, Sephiroth turun secara tiba-tiba, menusukkan pedang Masamune, dan membunuh Aerith. Kematian Aerith di awal-awal cerita justru menghasilkan kesan yang menusuk di hati para gamer.